Subhanallah - Kagumi Nabi Muhammad, Kaisar Cina Menulis Puisi

shares

Advertisement
PERKEMBANGAN wilayah islam sangat luas hingga ke dataran Cina. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya berbagai banginan masjid yang ada di negeri tirai bambu tersebut.

Usut demi usut, ternyata ada sebuah kisah menarik terkait perkembangan islam di Cina. Bersumber dari alsiraat, seorang Kaisar Cina abad ke-14, Hong-Wu atau dikenal dengan Zhu Yuanzhang adalah kaisar pertama dinasti Ming yang berhasil memimpin Angkatan Darat yang menaklukkan negara lain dan mengusir Dinasti Yuan Mongol.



Pada masa pemerintahannya, perkembangan islam sangat pesat . Sehingga islam pun mulai memasuki negeri Cina. Akan tetapi, meskipun Hong-Wu seorang non-Muslim, namun ia memerintahkan beberapa pembangunan masjid di Nanjing, Yunnan, Guangdong dan Fujian serta menghiasi masjid dengan prasasti dari nama Nabi Muhammad.

Selain itu, Hong-Wu juga bertanggung jawab untuk membangun kembali Masjid Jinjue di Nanjing dan perpindahan rakyat muslim Cina (Hui) ke kota pada masa pemerintahannya.

Menurut catatan sejarah, Hong-Wu telah memasukan 10 jenderal Muslim pada tentaranya, termasuk Chang Yuchun, Lan Yu, Ding Dexing, Mu Ying, Feng Sheng dan Hu Dahai. Selain itu, pasangan Hong-Wu, Empress Ma, juga keturunan dari keluarga Muslim.

Kekaguman Hong-Wu pada islam tak cukup sampai di situ, bahkan Kaisar Hong Wu telah menulis sebuah puisi berjumlah 100 kata memuji Islam, Allah dan Nabi Muhammad yang telah ditempatkan di masjid-masjid yang akan ia dibangun di sana.

Puisi Hong-Wu telah diterjemahkan oleh seorang sarjana berbasis di Melbourne, Musa Cerantanio . Puisi tersebut mengandung 4 karakter dan 4 suku kata.

Berikut isi puisi Hong-Wu yang diterjemahkan oleh Cerantanio:

Seratus Kata Eulogy:

Sejak penciptaan alam semesta,

Allah telah menetapkan untuk menunjuk,
Seorang pemimpin laki-laki yang besar ini,
Dari Barat ia lahir,
Ia menerima Kitab Suci,
Sebuah Kitab yang berisi tiga puluh bagian (juz) kalam Tuhan,
Untuk membimbing semua ciptaan,
Master semua Penguasa, Pemimpin satu Kudus,
Dengan Dukungan dari Atas,
Ia berhasil lindungi Bangsa-Nya,
Dengan shalat lima waktu,
ia diam-diam berharap untuk membuat perdamaian,
Hatinya selalu memohon kepada Allah,
Ia selalu menolong masyarakat miskin,
Menyelamatkan mereka dari bencana,
Melihat melalui kegelapan,
Menarik jiwa dan roh, dari semua kesalahan,
Ia sebuah rahmat bagi semesta alam,
Melintasi jalan megah kuno,
Menaklukkan segala kejahatan,
Agama-Nya Murni dan Benar,
Muhammad, seorang Nabi yang besar
Sumber: islampos

Related Posts