Orang Tua Wajib Tau - Cara Mengatasi Anak Balita Kecanduan Gadget

shares

Advertisement
Cara Mengatasi Anak Balita Kecanduan Gadget - Teknologi berkembang dengan pesat. Setiap harinya inovasi dirilis, launching produk gadget dihelat, menyuguhkan kecanggihan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Tak jarang, orang tua memperbolehkan anak balita menikmati teknologi tersebut, seperti pemakaian iPad, tablet dan smartphone – tanpa memperhatikan arogansi dan komersialisme tanpa batas sebagai dampak dari teknologi zaman sekarang.

Masa balita atau bawah lima tahun adalah masa dimana anak secara aktif menyerap berbagai informasi dan memilahnya hanya menjadi 2 jenis : suka atau tidak suka. Balita belum memahami dampak baik dan buruk gadget. Apakah gadget baik untuk anak balita?



Jawabnya tidak. Tokoh besar seperti Steve Jobs dan tokoh-tokoh teknologi terkemuka Silicon Valley justru memilih menghindarkan anak-anaknya bermain gadget, dengan alasan kecenderungan bergantung pada teknologi, yang bisa menjadikan anak semakin malas bergerak dan berpikir. Pilihan ini didukung pendapat praktisi psikologi lulusan Indiana University School of Medicine, Dr. Richard House yang menyebutkan pemberian iPad merupakan bentuk ‘malapetaka’ pada balita.

Malapetaka? Ya, balita tidak sulit menggerakkan jari menggeser kursor atau memilih opsi. Namun pikiran balita akan tersedot kedalam asyiknya permainan pada gadget, dan melupakan siapa dan apa yang ada disekelilingnya. Ia bisa mengalami kesulitan beradaptasi dengan dunia nyata, termasuk menulis dan menggunakan peralatan lain. Balita akan tumbuh apatis, dan terbiasa dengan gaya hidup praktis atau serba instan.

Bagaimana jika balita sudah kecanduan gadget? Berikut kami ulas beberapa cara terbaik menghilangkan kecanduan balita pada gadget :

Secara Bertahap, Kurangi Jam Bermain Gadget

Jangan memaksakan balita harus menghentikan kebiasaannya bermain gadget saat itu juga, hal ini hanya akan memicu masalah baru seperti amukan dan tangisan keras. Cara mengatasi anak balita kecanduan gadget pertama adalah memberikan batasan jelas dan tegas, kapan boleh bermain gadget dan kapan harus berhenti. Kurangi terus frekuensi dan lama bermain. Butuh ketelatenan dan kesabaran orang tua.

Terapkan Disiplin Sejak Dini

Mulailah untuk menerapkan kedisplinan pada balita. Dalam proses mengurangi frekuensi penggunaan gadget, orang tua juga diharapkan menerapkan aturan kedisplinan yang sama pada diri sendiri. Seperti menaruh gadget pada tempat yang tidak dapat dijangkau anak, menggunakannya hanya pada saat bekerja serta tidak terlihat sering memakainya di depan balita.

Bagaimanapun, orang tua adalah contoh pertama anak dalam bertingkah laku. Maka, sebelum menerapkan kedisiplinan pemakaian gadget pada balita, terapkan aturan itu pada diri orang tua. Secara bertahap, balita akan mengikuti perilaku orang tua.

Jika Ada Aturan, Maka Ada Reward dan Punishment

Reward dan Punishment (hadiah dan hukuman) diberlakukan beberapa orang tua tidak hanya pada cara mengatasi anak balita kecanduan gadget. Cara ini terbukti jitu membuat anak melupakan hal buruk yang menjadi kebiasaan sebelumnya. Balita yang mudah diatur, berikan apa yang menjadi  reward-nya, bisa berupa mainan baru, tiket mengunjungi kebun binatang, atau makanan kesukaannya. Jika balita masih susah dipisahkan dari gadget, maka teruslah menerapkan kedisplinan dalam mengurangi jam pemakaian gadget.

Berikan tenggat waktu pada balita. Lewat dari batas waktu, maka berikan ia punishment, seperti tidak memberikan gadget selama kurun waktu tertentu. Jangan luluh ketika balita menangis merengek. Katakan dengan lembut apa maksud orang tua, berikan ia pengertian. Dengan kelembutan dan kasih sayang, balita merasa aman dan secara tidak langsung setuju dengan keputusan orang tua memisahkannya dari gadget.

Alihkan Perhatian Balita Dengan Bermain Bersama

Cara mengatasi anak balita kecanduan gadget ini sekaligus menjalin kembali ikatan antara orang tua dan anak yang terputus karena gadget. Luangkan waktu, ajaklah balita bermain dan berimajinasi bersama, dengan robot, boneka, atau mainan selain gadget. Kedekatan  dan keseruan bermain akan mengalihkan perhatiannya pada gadget. Semakin dekat orang tua dengan balita, semakin ia lupa pada ‘gadget-nya’.

Ajak Balita Berlibur Atau Mengunjungi Tempat Rekreasi

Tujuannya adalah supaya balita bersosialisasi dengan sebayanya, menciptakan pergaulan baru dan melupakan ‘teman lamanya’. Selain itu balita bisa mengenal lingkungannya, beradaptasi, dan belajar hal baru. Proses belajar akan memancing keingin-tahuan balita dan ia akan semakin aktif bertanya. Ilmu seperti ini belum tentu bisa ia dapatkan pada gadget.

Cara mengatasi anak balita kecanduan gadget diatas membutuhkan waktu khusus orang tua pada balita, juga pengertian, kesabaran dan ketelatenan. Orang tua diharapkan berperan aktif terhadap perkembangan anak, di jaman penuh dengan inovasi teknologi sekarang ini. Semoga ulasan diatas bermanfaat.


sumber: asuhanak.com/

Related Posts