Showing posts with label Ibu. Show all posts
Showing posts with label Ibu. Show all posts
Tuesday, March 22, 2016

Ini Alasan Doa Ibu Dapat Menembus Langit Bahkan Mengguncang Arsy Allah

Dalam Al Quran, kita banyak mendapati perintah Allah untuk berbuat baik kepada ibu dan bapa. Bukan dalam satu atau dua surat, melainkan ada beberapa dalam Surat Al Quran.

Hal itu tentulah menandakan bahwa Allah Maha Tahu jika kelak akan ada masa dimana anak banyak tidak berbakti pada orang tuanya. Dan kenyataannya, dari dulu hingga saat ini sudah banyak kisah dan kasus tentang anak durhaka kepada orang tuanya.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)



Ayat diatas menyebutkan keutamaan seorang ibu yang mengandung dalam kondisi lemah bertambah-tambah dan menyusui. Dengan demikian kita bisa mengetahui bagaimana posisi Ibu dalam islam. Beliau sangatlah mulia dan wajib dimuliakan, bahkan melebihi posisi seorang ayah.

Kita pun pasti ingat tentang kisah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang pernah ditanya oleh sahabatnya mengenai orang yang wajib kita hormati. Beliau menjawab “Ibumu” hingga tiga kali kemudian barulah menjawab “Ayahmu” setelahnya.

Begitu mulianya seorang Ibu sehingga harus kita hormati hingga tiga kali lebih besar dibandingkan dengan seorang ayah. Bagaimana tidak? Pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya sangatlah besar.
Setelah bersusah payah mengandung selama sembilan bulan, kemudian menyusui hingga sang anak berumur dua tahun dan kemudian membesarkannya hingga dewasa dan mampu mengurus diri sendiri dan berumah tangga.

Bahkan mungkin setelah berkeluarga pun masih saja ada yang merepotkan ibunya. Kita pasti mengetahui ada istilah ‘syurga di telapak kaki ibu’. Tapi tahukah kamu bahwa bukan hanya syurga saja yang dibawanya namun juga sekolah kehidupan.

Dipungkiri atau tidak, peran seorang ibu dalam mengurus dan mendidik anaknya memang lebih besar dari peran seorang ayah. Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, menunjukan bahwa anak yang dirawat oleh ibunya sejak kecil lebih cerdas dibandikan anak yang dirawat oleh ayahnya.

Penelitian ini berdasarkan riset yang dilakukan pada sejumlah anak atas kemampuan berpikir selama masa kanak-kanak atau menjelang remaja. Dan terbukti bahwa peran seorang ibu sangatlah penting dalam menumbuh kembangkan kecerdasan anak.

Bersyukurlah jika masih memiliki otang tua, khususnya ibu. Ia akan senantiasa mendoakan kita dalam setiap shalatnya, dalam setiap waktu sepertiga malam-malamnya.

Tahukah kamu bahwa seseorang yang sukses biasanya lebih dekat dengan ibunya. Karena kesuksesannya selalu didoakan oleh sang ibu. Siang, malam, pagi dan petang. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

“Tiga macam golongan yang dianya mustajab dan tidak diragukan lagi kedahsyatannya. Yakni doa orang tua kepada anaknya, doa musafir (orang yang sedang berpergian), dan orang yang didzalimi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu sudah sepatutnya kita taat dan hormat pada ibu. Jangan pernah menyakiti hatinya, karena doa seorang ibu mampu menggetarkan arsy Allah dan membuahkan ijabah dari Allah Azza wa Jalla.

Seperti dilansir Islampost, Bukanlah tidak mungkin jika sangatlah banyak orang orang sukses di seluruh dunia ini lantaran mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya terlebih kepada ibu.

Kenapa? Karena ridha Allah ialah ridha orang tua, dan doa ibu itu sungguh tanpa hijab di hadapan Allah mudah menembus langit. Sehingga doa seorang ibu yang ia dipanjatkan untuk anaknya boleh jadi sangat mudah untuk Allah kabulkan.

Mungkin sebagian orang masih tidak sadar bahwa kemungkinan kesuksesan-kesuksesannya selama ini adalah buah dari doa seorang ibu kepada Allah tanpa ia ketahui.

Dan seorang ibu itu tanpa disuruh pasti akan selalu mendoakan anaknya ditiap nafasnya kala bermunajat kepada Allah. Tapi seorang anak belum tentu selalu berdoa untuk orang tuanya.
Barangkali juga kita suka mengeluh tentang sifat buruk orang tua, entah karena ibunya cerewet, suka ikut campur, suka nyuruh-nyuruh, tidak gaul dan lain sebagainya.

Jika seperti ini maka tragis. Kenapa tragis? Karena terlalu fokus dengan secuil kekurangan orang tua dan melupakan segudang kebaikan yang telah diberikan kepada kita selama ini.

Di luar sana mungkin ada orang-orang di pinggir jalanan, di bawah kolong jembatan dan di tempat lainnya mereka juga suka mengeluh, tapi yang mereka keluhkan ialah bukan karena sifat orang tua atau ibu mereka, tapi mereka mengeluh karena mereka tidak punya lagi orang tua.

Bersyukurlah jika masih mempunyai orang tua. Jika ingin tahu rasanya tidak punya ibu, coba tanyakan kepada mereka yang ibu nya telah tiada. Mungkin perasaan mereka sangat sedih dan kekurangan motivasi dalam hidup.

Coba bayangkan jika kita tidak punya ibu, ketika kita akan pergi ke luar rumah untuk sekolah atau bekerja, tidak ada lagi tangan yang bisa kita cium.

Jika tidak punya ibu mungkin tidak ada lagi makanan yang tersedia di meja makan saat kita pulang. 
Jika kita tidak punya ibu lagi ketika hari lebaran rumah terasa sepi dan lebaran terasa tanpa makna.
Jika kita tidak punya ibu barangkali kita hanya bisa membayangkan wajah tulusnya di pikiran kita dan melihat baju-bajunya di lemarinya.

Banyak di antara kita suka mengeluh tentang sifat negatif ibu kita, tapi kita tidak pernah berfikir mungkin hampir setiap malam ibu kita di keheningan sepertiga malam, bangun untuk shalat tahajud mendoakan kita sampai bercucuran air mata agar sukses dunia dan akhirat.

Mungkin di suatu malam beliau pernah mendatangi kita saat tidur dan mengucap dengan bisik “nak, maafkan ibu ya… ibu belum bisa menjadi ibu yang baik bagimu”

Kita mungkin juga lupa di saat kondisi ekonomi rumah tangga kurang baik, ibu rela tidak makan agar jatah makannya bisa dimakan anaknya.

Ketika kita masih kecil ibu kira rela tidur dan lantai dan tanpa selimut, agar kita bisa tidur nyaman di kasur dengan selimut yang hangat. Setelah semua pengorbanan telah diberikan oleh ibu kita selama ini, lalu coba renungkan apa yang kita perbuat selama ini kepada ibu kita?

Kapan terakhir kita membuat dosa kepadanya? Kapan terakhir kita membentak-bentaknya? Pantaskah kita membentak ibu kita yang selama sembilan bulan mengandung dengan penuh penderitaan?

Oleh karena itu maka berusahalah untuk berbakti kepada orang tuamu khususnya kepada Ibumu. Karena masa depan kita ada di desah doa-doanya setiap malam.

Dan ingat perilaku kita dengan orang tua kita saat ini akan mencerminkan perilaku anak kita kepada diri kita nanti.

Dan doa ibu itu mampu menembus langit, sangat mustajab di hadapan Allah. maka muliakanlah ibumu. (dailymoslem.com)

Sumber :  Sriwijaya Post
Sunday, March 20, 2016

Subhanallah Inilah Manfaat Dan Keutamaan Banyak Berdoa Bagi Ibu Hamil

Rasulullah saw bersabda : “ Barangsiapa dibukakan pintu doa untuknya, berarti telah dibukakan pula untuknya segala pintu rahmat. Dan tiada dimohonkan kepada Allah, yang lebih disukai-Nya selain daripada dimohonkan ‘afiyah. Doa itu memberi manfaat terhadap yang telah diturunkan dan yang belum diturunkan. Dan tak ada yang dapat menangkis ketetapan tuhan, kecuali doa. Sebab itu, berdoalah kamu sekalian “.



Doa merupakan suatu bentuk permohonan seorang hamba kepada pencitanya. Dengan berdoa, seorang hamba merasa dekat dan menggantungkan segala hal dalam hidupnya kepada Dzat yang menguasainya. Selain itu doa, merupakan instrument yang sangat ampuh untuk mengantarkan kesuksesan sebuah perbuatan. Hal ini karena sesuatu yang diupayakan manusia, pada akhirnya hanya Allah yang berhak menentukan hasilnya.

Oleh karena itu, seorang wainta yang sedang hamil, sangat dianjurkan untuk banyak berdoa kepada Allah swt karena efek doa ini akan berpengaruh yang positif atau baik kepada janin yang dikandungnya. 

Selain itu para nabi dan orang-orang shalih terdahulu banyak mencontohkan hal ini, seperti misalnya Nabi Ibrahim as :

“ Ya tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang shalih “. (QS.Ash-syaffaat : 100)

Dan orang-orang yang berkata, ya tuhan kami anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.( QS.Al-Furqaan : 74).

Hal ini juga pernah dilakukan oleh keluarga imron, Allah swrt berfiman Allah swt berfirman :

“ Disanalah zakaria berdoa kepada tuhannya seraya berkta : Ya tuhanku berilah aku dari sisi engkau seorang anak yang baik, sesungguhnya engkau maha pendengar doa “. (QS.Ali Imran : 38)

Nabi Zakaria as pun pernah melakukannya. Firman Allah dalam surat Al-Anbiyaa ayat :89 :

“ Dan (ingatlah kisah) zakaria, tatkala ia menyeru tuhannya : Ya tuhanku, janganlah engkau membirkanku hidup seorang diri dan engkaulah waris yang pling baik “.

Berdoa selama wanita hamil ini, harus dilakukan pada semua tahapan, tahap zygot, embrio, dan fetus. Dan untuk tahapan fetus ada beberapa tambahan, yaitu saat si anak berada dalam kandungan hendaknya diikut sertakan melakukan berdoa secara bersama-sama antara ibu dan ayahnya.

Seorang ibu dianjurkan berdoa kepada Allah swt agar anak yang akan dilahirkan menjadi anak yang shalih dan sholihah,berilmu, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Sehingga ketika kelak terlahir, anak-anak tersebut akan mampu menjadi penyejuk keluarga dan juga menjadi generasi islam yang tangguh. 

sumber: [reportaseterkini.net]
Friday, March 4, 2016

Inilah Hikmah dan mengapa wanita di Perintahkan Menyusui Hingga Usia Dua Tahun

Agama Islam tidak hanya mengajarkan masalah akidah tentang keesaan Allah. Namun meliputi seluruh aspek kehidupan, salah satunya aturan dalam memberikan nutrisi yang baik untuk bayi yang baru lahir. Makanan yang disarankan agama adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) hingga usainya dua tahun.

Umat Islam pada zaman dahulu mengikuti perintah ini sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Namun setelah ditemukan teknologi kedokteran yang mengkaji tentang hal ini, barulah diketahui  manfaat besar dari pemberian ASI ekslusif.

Para peneliti menyarankan, agar ibu memberikan ASI ekskusif selama dua tahun.  Meskipun banyak makanan bayi yang dibuat dengan teknologi canggih, namun tidak ada yang mampu menggantikan ASI. Untuk itu,  memberikan Lantas apakah hikmah dibalik menyusui hingga usia dua tahun?

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Al Qur’an, 31:14)

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Genome Biology dari Biomed Central 2012 menyebutkan, ASI dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bayi terhindar dari berbagai macam penyakit.

 Ada banyak manfaat yang akan diperoleh bayi apabila diberikan ASI eksklusif oleh ibunya. Hal tersebut dikarenakan di dalam ASI banyak mengandung gizi-gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Itulah penyebab Allah menurunkan ayat mengenai keutamaan memberi ASI selama dua tahun. Adapun gizi-gizi yang terkandung di dalam ASI seorang ibu antara lain:

1. Karbohidrat
Kandungan gizi utama yang terdapat dalam ASI adalah karbohidrat. Adapun jenis karbohidrat utama dari ASI yakni laktosa (gula susu) yang sesuai dengan kondisi biologis atau sistem pencernaan bayi. Laktosa ini sangat berperan sebagai sumber energi selain itu, laktosa juga mudah  diurai menjadi glukosa dan galaktosa. Dengan bantuan enzim laktase yang sudah ada dalam mukosa saluran cerna bayi sejak lahir.

Pada pencernaan bayi terdapat enzim yang mencerna laktosa tersebut. glukosa dan galaktosa sendiri berperan dalam perkembangan sistem syaraf dan pertumbuhan otak, mielinisasi dan pematanagn otak agar otak tumbuh optimal. Tidak hanya itu, zat gizi ini juga membantu penyerapan kalsium serta magnesium di masa pertumbuhan bayitersebut. Bahkan, ternyata zat gizi ini juga turut serta dalam membantu pertumbuhan bakteri usus yang baik (lactobacillus bifidus) dan menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya


2. Protein
Tidak hanya karbohidrat, di dalam ASI tenyata juga terdapat protein yang baik untuk memenuhi kebutuhan bayi. Jenis proteinnya adalah whey yang mempunyai ukuran  molekul lebih kecil. Protein jenis whey ini mempunyai sifat mudah dicerna. Komponen dasar dari protein adalah asam amino yang berfungsi sebagai pembentuk struktur otak.

Selain itu, protein juga berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem kekebalan tubuh dan untuk pertumbuhan otak serta menyempurnakan fungsi pencernaan. Protein juga memberikan lapisan pada dinding usus bayi baru lahir yang masih permeabel terhadap protein. Selain itu, protein juga memberi proteksi terhadap berbagai resiko infeksi bakteri/ virus yang bisa masuk lewat pencernaan. Dengan adanya protein di ASI maka akan membantu dalam menghancurkan bakteri dan melindungi bayi dari infeksi.

3. Lemak
Kandungan zat gizi terbesar yang terdapat dalam ASI adalah lemak. Kadar lemak ASI sering berubah-ubah secara otomatis sesuai dengan kebutuhan gizi bayi tersebut setiap harinya. Lemak ini dapat diolah, dicerna serta diserap dengan baik oleh tubuh bayi karena dalam ASI sekaligus terdapat enzim lipase yang bertugas membantu proses metabolisme lemak.

Terdapat sekitar 20 jenis asam lemak, yakni 80 persen asam lemak tak jenuh ganda antara lain asam linolenat omega 3, EPA dan DHA serta asam linoleat omega-6 ARA yang berperan penting dalam tumbuh-kembang otak, pertumbuhan sel-sel otak, mielinisasi jaringan saraf, serta ketajaman penglihatan. Lemak rantai panjang atau long chain poly unsaturated fatty acid (LC-PUFA) merupakan jenis lemak yang sangat diperlu kan dalam perkembangan otak bayi.

4. Vitamin dan Mineral
Kandugan terakhir yang terdapat dalam ASI adalah vitamin dan mineral. Kedua kandungan tersebut sangat dibutuhkan oleh bayi. Zat gizi mikro tersebut antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin K,  zat besi, tiamin, riboflavin, kalsium, fosfor, fluor.

vitamin D memiliki peran dalam membantu kalsium dari ASI untuk tumbuh kembang tulang. Vitamin K juga diperlukan untuk proses pembekuan darah. Vitamin in terdapat dalam ASI dengan jumlah yang cukup banyak.

Terdapat juga zat gizi berupa zat besi di dalam ASI. zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, bagian dari sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, zat besi pun esensial untuk tumbuh-kembang otak bayi. Zat besi yang terkandung dalam ASI juga mudah diserap. Sedangkan flour berguna untuk memebntuk gigi menjadi kuat dan mencegah gigi berlubang ketika bayi tersebut sudah besar.